Skip to main content

Graduan Agama = "Malaikat"?

Nasihat buat graduan agama.

Belajar agama, graduan agama bukan bermakna kita yang paling baik.
Tapi kita tahu kita ini banyak kurangnya. Banyak kelemahannya.
Belajar agama bukan untuk menghukum orang lain, dia ke syurga, dia ke neraka.
Tetapi untuk menjadi lebih tahu dan faham tentang agama.
Agar kita sama-sama lebih faham.
Agar kita sama-sama dapat memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik dari semalam.
Agar kita sama-sama dapat ke syurga Allah s.w.t.

Bergelar pelajar agama, graduan agama, "ustaz" "ustazah", dan seangkatan dengannya, kalian adalah duta, kita adalah wakil dan rujukan bagi orang awam.
Dr.(pensyarah ku, semoga Allah merahmati beliau) pesan tidak semua di beri peluang untuk belajar sehingga ke tahap ini, menjadi tanggungjawab kalian untuk menyampaikan kepada mereka yang tidak tahu dan faham tentang itu dan ini. Agar mereka juga menjadi tahu dan faham. Sampaikan apa yang kalian tahu, apa yang kalian faham. Teruskan menuntut ilmu, jangan pernah berhenti, kerana ilmu itu luas bukan hanya terhenti dengan segulung ijazah. 

Nasihat buat mereka(orang awam) yang mengenali orang Yang belajar agama.

Graduan agama, orang yang belajar agama tinggi-tinggi tidak menjadikan mereka malaikat atau pun maksum, bebas atau terlepas daripada terjebak dengan dosa atau maksiat, atau terlepas daripada melakukan kesilapan. Jangan terus menghukum seseorang andai dirinya ada khilaf, menilai soleh atau solehahnya seseorang bukan urusan kita, hanya Allah sahaja Yang Maha Mengetahui tahap ketaqwaan seseorang bukan kita. Siapa pun kita, kita semua sama hanya manusia hamba Allah yang setiap hari berusaha untuk memperbaiki diri, berusaha untuk mencari redha Allah s.w.t, walau kadang-kadang terjatuh juga dalam lembah dosa, tapi kita bangkit kembali meminta keampunan daripada Allah s.w.t. kerana kita yakin dan percaya bahawa Allah s.w.t Maha Pengampun dan Maha Menerima Taubat hambaNya. Lalu kenapa begitu sukar untuk memaafkan orang lain, saudara seislam kita, sedang kita sedar dan tahu kita sendiri tidak pernah terlepas daripada berbuat salah samada kita sengaja atau tidak.

Jadilah kita masyarakat Dan saudara seakidah yang saling memberi sokongan dan dorongan antara satu sama lain, saling menegur dan mengingatkan secara berhemah dan berakhlak andai ada silap atau khilaf antara kita, berlapang hati dalam Menerima teguran dan nasihat, dan bersatu hati dalam usaha menyemarakkan syiar Islam, kerana esok diakhirat kelak kita ingin sama-sama hidup di syurga Firdausi Allah s.w.t, biar tiada seorang dari kita yg tertinggal.

Akhir kata, buat sahabat yang mengenali diri ini, andai disyurga nanti tidak kalian ketemui diri ni, ku mohon tanya kan kepada Allah s.w.t tentang diriku, andai aku terjerumus ke neraka, ceritakan pada Allah tentang kebersamaan kita dalam merebut ganjaran kebaikan dunia dan akhirat, moga itu dapat menarikku ke syurgaNya.💌

6/6/2020

-hudaismol- hamba yand tidak memiliki dan dimiliki.

Comments

Popular posts from this blog

Redha and Syukur.....Key for happiness

Bismillahirahmanirahim Assalamualaikum wa rahmatullahiwabarakatuh .................................. For everything that has happened there must be a reason... The matter is that either we see it or not... Either we find it now or later... Allah s.w.t has His own reason to put us in this situation, to put us in these trials, to put us in this calamity... Allah s.w.t knows what is best for us...because He is the One who create us..He is the only Creator... Allah s.w.t understand us better than no one else.... So, always put your trust in Him... Never lose hope in Allah s.w.t.  Be thankful with every ni'mat that He has granted us with for all this life. Redha....Syukur ...always put it in our hearts... Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah ala kulli ni'mah ala kulli hal may Allah s.w.t. grant us a heart that would always redha and thankful with all His gifts to us. (a trial is also a part of gift from Him to us, So,,that we will always remember Him.)

It's been a while....

bismillahirahmanirahim assalamualaikum its been a while I guess since the last time I write a post in this so called lonely and silent blog. haha.. alhamdulillah just finished 6 papers of my final exam, and insya Allah still got another paper this coming tuesday, that which insya Allah would my final paper for this semester. (if you read this, please do pray for my success) Alhamdulillah, for everything ya Allah... I'm sure without You, I may not be able to go through this entire semester. Alhamdulillah. I would to take this opportunity to thank all my teachers and lecturers for all the knowledge that you have thought and shared me, may Allah bless all your of good deeds always. truthfully, I really doesn't know what should I write in this post,... Parents and family. credit to the owner It's been a while since the last time I met my parents and family members,..(my brothers and sisters), really missed them a lot. Mom, dad, father, mother, mama, pap...

Mendefinisi bahagia dan syukur....does happiness exist in this world?

Bismillahirahmanirahim Assalamualaikum...alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menulis dan berkongsi lagi disini. ........... "bagaimana untuk aku mendefinisikan bahagia dan syukur? apa makna bahagia sebenarnya? syukur itu bagaimana? macam mana untuk aku capai kebahagian dalam hidup aku? sama ke bahagia aku dengan bahagia orang lain? boleh ke aku ukur bahagia dan syukur tu?" and the question may keep coming on and on...will never stop... yup, those are questions that kept coming in and out to my mind...don't know when it started and when will it stop...sometimes it just coming without notice. talking about it makes me go back to one of the time when I had a coursework project with my friends back then...a few semesters ago...the project aims to unleash our entrepreneurship skills...where we have to help a pair of single-mothers (we called them ibu) to run their business and help to improve it. so long story short, there are these words that co...